Rabu, 24 Juni 2015

Masih tentang kamu

Sejatinya aku tak mampu. Menghapus bayangmu, lalu melupakan biru. Tapi, apakah kamu tahu? Aku selalu merindukan senyummu, dan tentu saja sepasang bola mata itu. Ah, jangan terburu-buru. Mari habiskan waktu. Bercerita bersamaku. Ya, aku suka mendengar tawa renyahmu, bahkan amarah lepasmu. Andai saja kau tahu.... Selamat bermimpi. Kamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar