Rabu, 24 Juni 2015

Jus mangga dan puasa

Malam beringsut perlahan. Semesta menampakkan kesunyian. Bintang pun tersenyum perlahan, sementara bulan masih bersinar segan. Menghabiskan senja dengan membuat jus mangga untuk para tamu yang banyak itu. Dipuji semua orang jusnya segar dan enak. Sepertinya salah satu bakat terpendam yg baru sy temukan adl tukang jus mangga. Haha. Kecapekan buat jus, memanjakan diri dg semangkok bakso. Hmm... terobati sudah rasa kecewa akbat di php-in BA. Kuah berpadu dengan sambal, menambah sempurnanya hidup malam ini. Menjemput malam di acara doa Muharram, karena besok dan senin adl hr agung bagi kami. Sempat galau pingin puasa, tapi besok stelah ujian ke Batu untuk bertamu. Setelah berpikir...menimbang... akhirnya memutuskan tidak puasa esok hari. Tuhan Maha Tahu.... Dan akhirnya, menutup malam ini dengan berdoa, semoga jari jemari ini kuat untuk nulis jawaban ujian kompre. Met rest, BA... Jumpa esok...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar